Tuesday, August 22, 2017

Ceramah Singkat: Akhlak Ketika Mendapat Rezeki, Nomor 1 Sering Dilupakan

     Sewaktu zaman sekolah dulu, saya dan teman-teman pernah diberi tugas oleh guru untuk membuat sebuah tulisan ceramah agama islam lalu mempraktikkannya ke depan kelas. Sempat bingung, sebab saya belum pernah sama sekali berceramah meskipun di depan teman sendiri. Untungnya ayah saya punya banyak koleksi buku agama islam, jadi saya pun memulai menyusun ceramah singkat yang akan saya tampilkan di depan kelas.

     Berikut adalah contoh ceramah dengan judul "Akhlak Ketika Mendapat Rezeki".

Assalamu'alaikum wr. wb

Hamdan wasyukron lillah, 
sholatan wassalaman 'ala Rosulillah,
Amma ba'du

   Sahabat sekalian yang insyaa Allah selalu dalam Rahmatan Lil 'alamin. Diantara yang menyibukkan umat manusia adalah mencaari rezeki. Tidak ada batasan dalam mencari rezeki dan rezeki akan diturunkan kepada siapapun yang mau berusaha.

     Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 27
Bismillahirrahmanirrahim
Ceramah Singkat
Ayat di atas menjelaskan bahwasanya Allah akan memberi rezeki kepada siapapun yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.

     Dalam kehidupan ini, Allah banyak memberikan rezeki kepada kita. Baik itu rezeki berupa harta, luang waktu, kesehatan dan lain sebagainya. Sebagai contoh: Saat ini kita masih bisa bernapas, menikmati beranekaragam rasa makanan dan minuman. Itu merupakan rezeki yang Allah berikan kepada kita, maka hendaklah kita mengucapkan Alhamdulillah.

     Lalu, ketika Allah memberikan rezeki kepada kita, apa yang harus kita lakukan? Tentu saja yang kita lakukan adalah:
  • Pertama. Bersyukur kepada Allah SWT.
Ketika kita diberi rezeki oleh Allah, baik itu rezeki yang banyak maupun rezeki yang sedikit, hendaklah kita mengucapkan "Alhamdulillah". Sebab, dengan mensyukuri apa yang telah Allah berikan, insyaa Allah pintu rezeki akan semakin dibukakan. Aamiin.

  • Kedua. Berhemat.
Ketika Allah memberikan rezeki kepada kita, maka hendaklah kita kelola rezeki itu dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Qur'an surah Al-Furqan ayat 67.
Bismillahirrahmanirrahim
Ceramah Singkat

Allah katakan: "Ketika engkau diberikan rezeki oleh Allah, gunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan mubazir/ berlebih-lebihan dan jangan pula kikir. Namun, berada diantara keduanya secara wajar.

  • Ketiga. Dermawan.
Ketika Allah memberikan rezeki-Nya kepada kita, maka hendaklah kita mengeluarkan rezeki itu di jalan yang diridhoi Allah SWT. Rezeki bukan hanya tentang harta, namun ilmu yang dimiliki juga termasuk rezeki. Pada hakikatnya, sifat dermawan bisa dimiliki oleh siapapun, sebab harta dan ilmu hanya titipan-Nya kepada kita.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Nasrumminallah wafadhum korib
wabassiril mukminin

Wassalamu'alaikum wr.wb

     Nah, itulah ceramah singkat yang dapat saya tulis. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan mudah-mudahan kita dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari.

Friday, August 18, 2017

Wahana Menarik di Margo City, Depok

      Wahana bermain anak tidak hanya di luar ruangan saja, dalam ruangan pun bisa menjadi tempat bermain anak. Tepatnya di Margo City Depok, ada suatu wahana menarik buat anak-anak, dimana ada permainan robot yang arah geraknya dikendalikan oleh si anak tersebut sebagai pengendali (Tapi, jika si anak belum mengerti, si bapak boleh kok ikutan :D). 

     Tak ada yang lebih menggembirakan seorang anak selain bermain bersama ayah ataupun ibunya. Jadi, untuk acara weekend, cocok banget ke wahana robotik yang seru ini, harga pun terjangkau, dengan waktu selama 7 menit harga sewanya hanya Rp 25.000.



Saturday, August 12, 2017

2 hari saya sendirian dirumah, istri pulang kampung

istri saya pulang ke bengkulu karena adiknya merid, 
kemudian saya langsung menemaninya di bandara halim,, selesai cek in, tidak di sangka di kantong baju ada sepucuk surat dari istriku,,terimakasih atas perhatianya,,semoga kita selalu bahagia dunia dan akhirat, dn semoga pernikahan elia dn bgitu juga vidia  kegiatanya lancar maaf tidak bisa ikut


Monday, August 7, 2017

Kenali Apa Itu Zakat dan Nishabnya

"Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (QS. At-Taubah: 103)

     Sebagaimana kita ketahui, zakat merupakan rukun islam ke-4. Diantara lima rukun islam, zakat adalah satu-satunya rukun yang memiliki dimensi sosial-ekonomi. Bahkan dalam pelaksanaannya zakat menjadi satu-satunya rukun yang menuntut adanya pengelola (aamil) atau petugas, dan tentunya yang mengerti hukum, paham kondisi sosial-ekonomi masyarakat. 

     Zakat merupakan perwujudan keimanan, rasa syukur, kemuliaan akhlak, bukti tidak rakus, egois serta menjadi langkah untuk membersihkan diri dan mensucikan ruhani. Masih sedikitnya umat yang mau berzakat, itu dikarenakan umat masih tidak tahu hukum zakat. Padahal, hakikatnya zakat tidak mengurangi harta si pemiliknya, justru semakin bertambah dan semakin berkah. 

     Zakat itu hak Allah yang harus ditunaikan oleh orang-orang yang berkewajiban membayar zakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, apabila belum dibayar oleh orang yang sudah wajib mengeluarkan zakat, maka orang tersebut berhutang kepada Allah SWT.

Zakat Fitrah
     Zakat fitrah terkait dengan bulan puasa Ramadhan, tidak terdapat di luar Ramadhan. Zakat fitrah bertujuan untuk membersihkan jiwa. Ketentuan mampu dalam kaitannya dengan zakat fitrah adalah minimal seseorang punya makanan cukup untuk dirinya dan keluarganya pada malam lebaran dan pagi di hari lebaran. Namun, apabila ia tidak mempunyai kemampuan untuk makan di malam sebelum lebaran dan pagi di hari lebaran untuk dirinya maupun keluarganya, maka ia tidak wajib fitrah melainkan berhak mendapatkan zakat fitrah.

Zakat Maal
     Zakat maal terkait dengan harta kekayaan yang dimiliki oleh seseorang yang sudah mencapai batas nishab dan haul (mal yang mepersyaratkan genap setahun, seperti: emas, ternak, perdagangan). Dari sisi tujuan, zakat maal untuk membersihkan harta. Ketentuan nishab dari masing-masing zakat maal itu sendiri pun berbeda-beda, tergantung jenis zakatnya, misal: zakat ternak kambing (syarat bisa dikeluarkan bila sudah berjumlah 40-120 ekor, maka besar zakatnya seekor kambing 2 tahun atau domba 1 tahun) dan seterusnya. Sedangkan untuk zakat ternak kerbau/ sapi 30-39 ekor maka zakatnya 1 ekor sapi jantan/ betina tabi' (berumur 1 tahun masuk tahun kedua), 60-69 ekor  maka zakatnya 2 ekor sapi jantan/ sapi betina tabi'. 

     Begitupun zakat-zakat lain, seperti perdagangan,pertanian dan lain sebagainya, masing-masing punya ketentuan sendiri-sendiri berapa batas nishab dan berapa besaran zakat yang harus dikeluarkan.

     Satu hal, apapun itu zakat yang ingin dikeluarkan, hendaklah dilakukan dengan ikhlas, agar menjadi ladang pahala berlipat ganda.

Kredit Kendaraan Bermotor di cekaja.com

Biasanya pergi kemana mana kita tidak lepas dengan kendaraan soalnya kendaraan adalah alat sarana untuk perjalanan apalagi agak jauh, bias...