Wednesday, May 15, 2019

Peran Perempuan Dalam Menyelamatkan Generasi dari Rokok



Orang sudah banyak mengetahui rokok itu adalah yang sangat berbahaya bagi kesehatan, Tentunya sudah banyak yang mengenal bermacam-macam merek rokok baik lelaki maupun perempuan, anak-anak dan dewasa. Akan tetapi merokok itu sangatlah bermasalah untuk kesehatan karena rokok mengandung zat yang berbahaya.

Sehingga banyak yang sudah terlanjur merokok yang membuat kecanduan kepengen merokok setiap hari sehingga dia tidak mau berhenti merokok sebelum penyakit yang diderita dari berasal rokok




Mulai Sekarang Berhenti merokok, dan hindari merokok di publik agar yang lain tidak ikut-ikutan untuk berkonsumsi rokok, kita sudah banyak lihat asal mulanya orang merokok sehingga anak-anak maupun orang dewasa ikut - ikutan merokok

Rokok sudah banyak beredar di indonesia ternyata perempuan menjadi target sasaran industri rokok yang jelas di bawah ini yaitu acara Talk Show radio KBR

Untuk lebih jelas Anda bisa lihat di Facebook radio KBR yang membahas Keterlibatan Perempuan dalam Mendorong Kebijakan Pengendalian Tembakau yang Lebih Baik inilah yang menjadi bahan diskusi pada talkshow #PutusinAja di jaringan Kantor Berita Radio KBR pada hari Senin

Beberapa narasumber Di Radio KBR
*Luluk Ariyantiny (via phone)
Ketua Umum Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (yayasan PDDIS)
*Adriana Veny (via phone)
Komnas Perempuan
*Gayatri Dwi Hapsari
Program Officer Jaringan Perempuan Peduli Pengendalian Tembakau (JP3T)

Perlu diketahui Anak-anak dan Dewasa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan dan sebagai target konsumen industri rokok dari kejelasan JP3T menyebut bahwa perempuan dan anak Indonesia saat ini menjadi target konsumen industri rokok, karena itu dipandang mendesak agar Indonesia segera meratifikasi FCTC (Framework Convention Tobacco Control) dan Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Pasifik yang belum meratifikasi FCTC.



Kesadaran untuk disiplin merokok diabaikan tentunya bagi perempuan akan bertindak kebijakan publik supaya aturan pengendalian tembakau lebih kuat atau diperketatkan tentunya tidak mau sebagai target penjualan rokok.

Siaran Radio KBR masih Berlanjut menurut dari Luluk Ariyantiny, sejak tahun 2012 ingin memiliki regulasi yang pasti terkait dengan kebijakan daerah karena sebelum ada undang-undang disabilitas , karena dulu disabilitas dipandang sebelah mata maka melalui dekat dengan Bupati dan OPD OPD dari tahun 2014 ketika sedang ada pemilihan calon legislatif (caleg) sebelum mereka jadi dan sudah jadi komunikasi tentunya tetap terjalin.

Bentuk dari ikhtiarnya sulit memberi pemahaman kepada OPD dinas dan tidak jarang mendapat sindiran manis dan pahit namun semua itu dijadikan bumbu perjuangan dan menjadi penyemangat untuk tidak menyerah.
  

Dengan tema sesuai dengan masalah sekarang saya sangat mendukung untuk kebijakan perempuan agar rokok tidak dipromosikan lagi, karena rokok bisa berakibat fatal untuk kesehatan, dan perempuan tentunya mempunyai peranan penting dalam keluarga, 





No comments:

Post a Comment

Kredit Kendaraan Bermotor di cekaja.com

Biasanya pergi kemana mana kita tidak lepas dengan kendaraan soalnya kendaraan adalah alat sarana untuk perjalanan apalagi agak jauh, bias...