Monday, October 21, 2019

Hanya Tukar Sampah Dapat Asuransi di Allianz

Mayoritas masyarakat Indonesia ternyata tidak peduli akan kebersihan.Plastik di buang kemana aja bahkan masih juga buang di kali .Hal itu berdampak pada lingkungan sekitar dan juga kesehatan. Belum lagi banjir 

Ternyata Indonesia memiliki populasi pesisir sebesar 187,2 juta yang setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan. Bersumber dari cnbcindonesia

Nahhh solusinya,  sampah plastik, kardus dll.  dapat membayar ansurasi lho.

Saya kagum, kok bisa ya... Sampah plastik untuk bayar ansuransi Allianz dan malah hanya 2 botol plastik saja.



Yuk kita mengenal Allianz terlebih dahulu. 
Dari Wikipedia Allianz adalah merupakan perusahaan jasa keuangan multinasional yang berkantor pusat di München, Jerman. Bisnis utamanya adalah asuransi. Pada 2013, Allianz merupakan perusahaan terbesar ke-25 dunia menurut ukuran gabungan oleh majalah Forbes

Dan dari Profil Allianz yaitu Allianz merupakan salah satu perusahaan global terbesar yang bergerak di bidang layanan asuransi dan manajemen aset. Telah berdiri sejak 1890 di Jerman sebagai perusahaan yang sangat berpengalaman dan mempunyai posisi finansial yang kuat.


Allianz Indonesia Lindungi Lebih Banyak Masyarakat Indonesia melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" dan Program "Allianz Uang Duka"

Masyarakat di Indonesia, khususnya yang berasal dari kelompok emerging consumers masih belum menjadikan asuransi sebagai kebutuhan yang penting padahal risiko bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia dihadapkan pada kenyataan bahwa sekitar 65 juta ton sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap harinya, hanya 7 persen yang didaur ulang, sementara 69 persen berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Padahal sampah yang dihasilkan tersebut bisa memberikan nilai ekonomis untuk kita, jika dipilah dan dikelola dengan benar. 

Oleh karena itu, bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan dan Hari Asuransi yang diperingati pada bulan Oktober 2019 ini, Allianz Indonesia melakukan perluasan segmen pemasaran untuk tiga produk asuransinya meliputi produk asuransi jiwa mikro, produk asuransi kecelakaan diri, serta produk asuransi jiwa berjangka kumpulan kepada masyarakat kelompok emerging consumers melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" dan Program "Allianz Uang Duka" "Kami percaya kedua program ini bisa membantu masyarakat kelompok emerging consumers untuk memperoleh akses perlindungan asuransi dengan cara yang sangat mudah dan harga yang terjangkau", kata Joos Louwerier, Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia.


Hal ini sejalan dengan tujuan kami untuk memberikan perlindungan ke lebih banyak orang di Indonesia (to insure more people), tidak hanya fokus pada pertumbuhan premi saja," tambah Joos. Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" Melalui Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu", Allianz Indonesia melakukan perluasan akses perlindungan asuransi jiwa mikro Sekoci dan perlindungan asuransi kecelakaan diri kepada masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah. 

Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan perlindungan asuransi dengan cara menukarkan saldo tabungan di bank sampah. "Berangkat dari kondisi masih rendahnya penetrasi asuransi dan inklusi finansial dibandingkan dengan kondisi demografi dan luas wilayah Indonesia, kami melakukan berbagai inovasi dan sinergi untuk menyediakan layanan keuangan dan akses asuransi bagi segmen masyarakat yang belum tersentuh", 




Kata Peter van Zyl, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia. Dalam Program "Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu" ini Allianz Indonesia bekerjasama dengan mitra strategis yang menyediakan aplikasi digital MySmash untuk mendukung kegiatan operasional Bank Sampah di seluruh Indonesia dan berfungsi sebagai kanal distribusi baru untuk memberikan akses perlindungan asuransi jiwa mikro "Sekoci" bagi masyarakat yang menjadi nasabah Bank Sampah. Sedangkan untuk asuransi kecelakaan INKLUSI KEUANGAN



Ada acara edukasi pemanfaatan sampah digencarkan Allianz selama perhelatan Financial Expo. Dan mengumpulkan botol-botol air mineral bekas disusun menjadi pilar pada Stan Allianz. Di bagian tengah, terdapat tabung besar yang menampung botol bekas dan kantong plastik.

Untuk mendaftar sebagai asuransi berkesempatan Pengunjung yang menyumbang dua botol bekas atau lima kantong plastik akan diminta data KTP serta alamat e-mail oleh staf Allianz, lalu didaftarkan sebagai nasabah produk “Tukar Sampahmu, Lindungi Dirimu”.lho

Tentunya Allianz Indonesia juga menggandeng sejumlah bank sampah Ibu Kota dan pegiat daur ulang, antara lain Topiku, Smell The Perfume, dan Bank Sampah Rosella. Produk seperti tas jaring, topi, kebaya, atau rok dari limbah menjadi berkelas ketika diperagakan sejumlah model di atas panggung. Gelaran fashion show ini berhasil mengundang perhatian pengunjung mal. Acara makin seru aja gaess

Selain program “Tukar Sampah”, Allianz indonesia turut meluncurkan “Allianz Uang Duka”. Program ini merupakan produk Group Term Life, terlahir seturut kecenderungan masyarakat mengumpulkan dana santunan kematian di lingkungan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW).

Syarat untukmendapatkan manfaat dari produk ini, pengurus RT/RW mendaftar ke Allianz berikut KTP dan KK warga. Setiap KK membayar premi per bulan Rp 1.500, dan mendapat manfaat pertanggungan sebanyak Rp 2 juta setiap kematian. 

No comments:

Post a Comment

Hadirnya Teknologi Domus di Pameran Konstruksi di Indonesia

Saat merancana membagun rumah pertama bisa menjadi keputusan yang sangat besar bagi Anda. Butuh waktu panjang untuk melakukan pertimbangan s...